SATURDAY FUN LEARNING di KELAS PASAR

 

SATURDAY FUN LEARNING di KELAS PASAR

Sabtu ceria, 6 Oktober 2018, Ngurah Gede Satria Aryawangsa (Rahde) dengan Instagram: @mcflurry seperti biasa bertugas menjadi Kakak Pengajar untuk anak-anak buruh suwun di lantai 3 bangunan pasar tradisional ex. Tiara Grosir yang terletak di jalan Cokroaminoto, Denpasar ini. Kelas yang buka pada pukul 11:00 pagi hingga 13:00 siang ini tampak meriah dengan kehadiran 15 anak. Ada beberapa anak yang tidak hadir karena harus mengikuti upacara di kampungnya.

Rahde yang didampingi oleh salah satu pendiri Kanaditya, Dewa Gede Agung Dharmayasa (kak Agung) dengan Instagram: @miracleisme mengawali kegiatan dengan membaca yel-yel, serta tak lupa berdoa bersama agar kegiatan dilancarkan, lalu anak-anak langsung belajar membaca dan kegiatan menggambar. Anak-anak yang sudah cukup mampu dalam pelajaran Matematika belajar perkalian dalam jumlah puluhan dan penjumlahan dalam jumlah ratusan. Dengan latihan ini diharapkan anak-anak makin terasah ilmu Matematika-nya. Dalam pelajaran menggambar, banyak anak menggambar tumbuhan, bunga dan binatang. Ada juga anak yang membaca buku-buku cerita bergambar dalam bahasa Indonesia. Beberapa anak membaca buku berbahasa Inggris yang mengajarkan cara berhitung dan nama-nama benda dalam bahasa Inggris yang dibantu oleh Rahde yang memang jago berbahasa Inggris ini, seperti kata meja (table), topi (hat), awan (cloud) dan sebagainya di mana gambarnya berbahasa Indonesia yang diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris.

“Kesulitan yang kami hadapi adalah saat mengatur anak-anak agar melakukan kegiatan dalam kondisi yang kondusif karena anak-anak tersebut sangat mudah teralihkan perhatiannya pada hal-hal yang tidak tercakup dalam kegiatan edukasi. Jadi mereka lebih senang bercengkerama daripada mengerjakan soal, membaca dan menggambar. Selain itu, yang perlu ditingkatkan lagi adalah bagaimana cara para Kakak Pengajar mengatur anak-anak tersebut sehingga mereka lebih hormat dan mau mendengarkan penjelasan dari para Kakak Pengajar. Mungkin para Kakak Pengajar perlu lebih tegas dan memberikan ‘hukuman ringan’ agar mereka juga segan dan mau mengikuti kegiatan dengan disiplin dan tekun”, ungkap Rahde. 

Jika ada pembaca yang berada di kota Denpasar Bali dan tertarik untuk mengikuti kegiatan relawan Komunitas Kanaditya, jadwal kegiatan selalu tercantum pada Instagram @komunitaskanaditya atau bisa menghubungi email: kanadityaa@gmail.com

Terima kasih untuk para donatur dan relawan yang selalu mendukung seluruh kegiatan anak-anak asuh Komunitas Kanaditya selama ini.

Salam Kanaditya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *