TOPI GURITA LUCU MEMERIAHKAN KELAS PASAR!

TOPI GURITA LUCU MEMERIAHKAN KELAS PASAR!

Pagi itu, pasar ex. Tiara Grosir tampak ramai seperti biasanya. Para buruh suwun berlalu-lalang di sela-sela pembeli dan pedagang pasar. Sesekali mereka berteriak memanggil pembeli yang baru saja memasuki halaman pasar agar bersedia menggunakan jasa mereka untuk mengangkut barang-barang belanjaan. Seperti itulah pemandangan sehari-hari di pasar pindahan dari pasar Badung yang dulunya berada di jalan Gajahmada ini. 

Pagi itu hari Sabtu, 29 September 2018, Komunitas Kanaditya bertugas menjadi Kakak Pengajar di kelas pasar yang dihadiri oleh anak-anak buruh suwun pasar. Di saat ibu-ibu mereka bekerja di lantai bawah pasar, anak-anak ini belajar di lantai 3 bangunan pasar yang dulunya merupakan supermarket terkenal di kota Denpasar ini. Kelas pasar yang buka pada pukul 11:00 pagi hingga 13:00 siang kali ini dipimpin oleh Ngurah Gede Satria Aryawangsa (Instagram: @mcflurry), relawan aktif sekaligus pengurus Komunitas Kanaditya. Cowok kalem dengan nama panggilan Rahde ini dibantu oleh 3 relawan lain, yaitu kak Khanaya Manohara, kak Vika dan kak Aniek.

“Kami membuat topi gurita sederhana dari kertas Manila yang dihias sesuai dengan creativitas anak masing-masing”, jelas Rahde yang jago berbahasa Inggris ini. Jumlah anak yang hadir lumayan banyak. Ada sekitar 18 anak yang begitu antusias mengikuti kegiatan hari itu.

Seperti biasa, kegiatan diawali dengan perkenalan para kakak relawan baru yang datang, lalu dilanjutkan dengan doa memohon kelancaran acara serta membaca yel-yel yang dipimpin oleh salah satu anak buruh suwun.

Acara inti membuat topi gurita pun dimulai. Kertas Manila dan bahan-bahan ketrampilan lainnya pun dibagikan. Kakak-kakak pengajar menyebar membantu anak-anak untuk membuat topi gurita-nya masing-masing yang nantinya boleh mereka bawa pulang.

“Anak-anak sangat antusias karena ketrampilannya unik, namun cukup mudah dibuat. Selain itu, kami juga memberi mereka kebebasan dalam berkreasi menghias topi tersebut sehingga mereka terpacu untuk memberikan hasil terbaik mereka”, jelas Rahde yang tampak begitu tulus dan telaten mendampingi anak-anak ini.

Adakah kesulitan saat memberikan pengajaran ketrampilan ini?

“Kesulitan muncul saat memberikan instruksi kepada anak-anak sehingga mereka bisa mandiri dalam membuat topi gurita tersebut. Banyak yang kesusahan dalam membuatnya karena tidak mengerti dan sudah menyerah tanpa keinginan untuk mencoba terlebih dahulu, walaupun sebenarnya sudah dibantu dipraktekkan pada awal pembuatannya. Kita perlu meningkatkan lagi kegiatan ketrampilan dengan mengajarkan anak-anak tersebut agar terus berusaha membuat craft dengan usahanya sendiri. Kita bantu mereka dan beritahu caranya apabila mereka kesulitan, namun tetap usaha harus dilakukan oleh mereka sendiri”, tutur Rahde menutup obrolan hari itu.

Tak lupa, Rahde juga membagikan cara membuat kreasi topi gurita sederhana untuk para pembaca setia situs Komunitas Kanaditya ini. Yuk berkreasi bersama Kanaditya!

Topi Gurita Sederhana ala Rahde

Bahan:

  1. Kertas manila besar
  2. Mainan mata ukuran besar

Alat:

  1. Spidol
  2. Gunting
  3. Lem UHU
  4. Selotip
  5. Penggaris

Cara membuat:

  1. Gunting kertas manila menjadi 4 bagian.
  2. Ambil 1 bagian dan cari tengahnya kertas dengan menggunakan penggaris. Tarik garis lurus memanjang vertikal dari bagian tengah kertas.
  3. Gulung kertas manila tersebut membentuk silinder dan rekatkan bagian ujungnya dengan selotip. Pastikan semua terselotip dengan rapi agar tidak lepas.
  4. Gunting garis lurus dari langkah nomor 2 tadi dari arah bawah kertas sampai dengan bagian tengah yang sudah ditandai untuk membuat tentakel-nya.
  5. Gulung bagian tentakel agar melipat membentuk tentakel gurita.
  6. Tempelkan mainan mata pada bagian atas kertas.
  7. Hiasi badan dan tentakel-nya dengan menggunakan spidol dengan kreativitas masing-masing.
  8. Topi gurita sederhana pun sudah siap dikenakan.

Untuk info jadwal kegiatan, silakan ikuti Instagram @komunitaskanaditya atau hubungi kami melalui email: kanadityaa@gmail.com

Salam Kanaditya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *